June 18, 2009

Suramadu

Jembatan Surabaya - Madura (Suramadu) yang panjangnya mencapainya 5.438 meter yang menghubungkan kota Surabaya dan kota Bangkalan di Pulau Madura. Jembatan ini tercatat sebagai jembatan terpanjang di Asia Tenggara, yang telah di resmikan pada tanggal 10 Juni 2009, merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi rakyat Indonesia dengan dipersatukannya pulau Jawa dan Madura ini, disamping bangga memiliki jembatan terpanjang se-Asia Tenggara tentu dengan rampungnya jembatan Suramadu ini, kehidupan masyarakat di pulau Madura di harapkan dapat lebih baik karena akses untuk menuju Madura lebih mudah di bandingkan harus naik perahu yang resikonya lebih besar dibandingkan dengan jalan darat.

Namun sayang, dengan rampungnya proyek jembatan Suramadu ini malah di manfaatkan untuk kampanye oleh para pemimpin-pemimpin di pusat untuk meraih suara di pemilihan umum Presiden yang sebentar lagi akan berlangsung, banyaknya klaim yang menyatakan bahwa ide ini adalah ide saya... saya... dan saya.... Padahal seharusnya para pemimpin-pemimpin di pusat mensukuri telah rampungnya jembatan ini dan tidak slinh klaim ini merupakan atas jasanya karena ini merupakan hasil dari seluruh lapisan masyrakat dan pemerintah yang mendukung untuk rampungnya jembatan Suramadu ini, yang tentunya dengan akses terhubungnya Pulau Jawa dan Madura ini di harapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madura.


Kalau kita melihat kembali lembaran sejarah, ternyata ide penyatuan Pulau-pulau di wilayah Nusantara ini yakni pulau Sumatra, Jawa Bali dan Madura digagas oleh Prof Sedyatmo sejak tahun 1960 dengan nama "Tri Nusa Bima Sakti". Meskipun baru hanya Jawa madura yang telah rampung dengan melalui proses yang begitu amat panjang, semoga saja ide dari Prof. Sedyatmo untuk menyatukan pulau-pulau di wilayah Nusantara ini cepat terlaksana.

Namun sayang, dalam hitungan hari saja sudah banyak terjadi kerusakan di beberapa titik rambu-rambu lalulintas dan lampu penerangan jalan yang menerangi jembatan Suramadu ini. Baud-baud yang menopang rambu-rambu lalulintas hilang dicuri orang yang tidak bertanggung jawab yang tidak memerhatikan akibatnya apabila rambu-rambu tersebut jatuh dan menimpa pengguna jalan, tidak hanya sampai disitu saja, lampu-lampu penerangan yang menerangi jembatan pun raib dicuri.

Inilah setidaknya merupakan gambaran negeri ini, pemerintah mengupayakan segala sesuatu yang berguna untuk kepentingan masyarakat luas atau pemerintah itu sendiri, namun masyarakat atau pemerintahnya sendiri tidak dapat menjaganya dengan baik. Disamping itu ulah sebagian masyarakat sendiri yang hanya mementingkan keuntungan untuk diri sendiri dengan merusak atau mencurinya seperti halnya yang terjadi di jembatan yang baru beberapa hari di resmikan yakni jembatan Suramadu. Sungguh sangat mengharukan negeri ini.

Bangkitlah... Bangkitlah... Bangkitlah... Tanah airku... Nussantaraku Jayalah... Para Pahlawan akan menangis melihat ketamakan para pemimpin negeri ini dan kemiskinan rakyatnya.


"Terima Kasih Untuk Segenap Para Pahlawan Yang Telah Berjuang Untuk Kemerdekaan dan Kemakmuran Negeri Ini"

1 comments:

  1. Dari dulu juga orang Indonesia emang gitu kebanyakannya. bikin tapi g di urus. mau kapan majunya???

    ReplyDelete

Terima Kasih Atas Komentarnya!